Harga Emas Naik ke $4.150, Pasar Mulai Kurangi Ekspektasi Kenaikan The Fed

Harga Emas Naik ke $4.150, Pasar Mulai Kurangi Ekspektasi Kenaikan The Fed

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan 5 Oktober 2026 setelah data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Berdasarkan data terbaru Trading Economics, emas berada di sekitar US$4.154,72 per troy ounce, naik 0,35% dari sesi sebelumnya. Meski demikian, harga emas masih turun sekitar 5,68% dalam sebulan terakhir, sementara secara tahunan masih mencatat kenaikan 4,85%.

Pergerakan XAU/USD mendapat dukungan setelah data ketenagakerjaan AS untuk September menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja hanya 29 ribu, jauh di bawah ekspektasi 90 ribu. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, sedangkan pertumbuhan upah tahunan melambat menjadi 3,0%. Data tersebut memperlihatkan pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum sehingga pasar kembali menilai prospek kebijakan moneter The Fed.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed Berubah

Data pekerjaan yang lebih lemah membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober berkurang. Trading Economics mencatat pasar kini memperkirakan peluang The Fed mempertahankan kebijakan bulan ini mendekati 80%, sementara peluang kenaikan pada Desember berada sekitar 69%. Sebelumnya, ekspektasi kenaikan suku bunga sempat meningkat karena kekhawatiran inflasi dan tingginya harga energi.

Bagi harga emas, perubahan ekspektasi tersebut penting karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga. Ketika pasar memperkirakan suku bunga akan lebih rendah atau tidak naik, biaya peluang memegang emas dapat berkurang. Kondisi ini berpotensi mendukung permintaan emas, terutama ketika dolar AS dan imbal hasil obligasi mulai kehilangan sebagian momentumnya.

Namun, tekanan terhadap emas belum sepenuhnya hilang. Yield Treasury AS 10 tahun masih berada di level tinggi dan mendekati titik tertinggi sejak 2002. Imbal hasil obligasi yang tinggi tetap menjadi salah satu faktor yang dapat membatasi penguatan logam mulia.

Risiko Geopolitik Tetap Mendukung Emas

Selain faktor suku bunga, sentimen safe haven masih menjadi penopang. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah pasukan Yaman yang didukung Arab Saudi melancarkan operasi militer untuk merebut wilayah yang dikuasai kelompok Houthi yang didukung Iran. Perkembangan geopolitik seperti ini dapat meningkatkan permintaan terhadap aset lindung nilai, termasuk emas.

Di sisi lain, harga emas masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi US$5.608,35 per troy ounce yang tercatat pada Januari 2026. Trading Economics memperkirakan harga emas berada di sekitar US$4.237,22 pada akhir kuartal IV, sedangkan estimasi 12 bulan mencapai sekitar US$4.546,76. Angka tersebut merupakan proyeksi dan dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Apa yang Perlu Dipantau Trader?

Bagi trader Indonesia, pergerakan harga emas dan XAU/USD perlu diperhatikan bersama data inflasi AS, komunikasi The Fed, yield Treasury, Dolar AS, harga minyak, dan perkembangan geopolitik. Data NFP September menjadi pengingat bahwa perubahan ekspektasi suku bunga dapat terjadi dengan cepat setelah rilis data ekonomi.

Karena itu, trader sebaiknya tidak hanya melihat kenaikan atau penurunan harga emas, tetapi juga memahami hubungan antara data ekonomi, suku bunga, yield, dolar AS, dan sentimen safe haven. Dengan volatilitas yang masih tinggi, kalender ekonomi dan manajemen risiko tetap penting dalam setiap keputusan trading.

Diterbitkan pada


Tentang Penulis

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Buka Akun Demo

Artikel Terkait

  • Kenaikan Inflasi AS Dibawah Perkiraan, Harga Emas Naik

    ESANDAR – Harga emas mencapai titik tertinggi lebih dari satu bulan pada awal perdagangan sesi Asia di hari Kamis (16/01/2025) setelah data menunjukkan inflasi inti AS naik kurang dari yang diharapkan pada bulan Desember. Hasil ini meningkatkan harapan pasar bahwa Federal Reserve dapat menurunkan suku bunga lebih lanjut.

  • Secara Teknis, Harga Emas Berpotensi Turun

    ESANDAR – Data Indek Harga Konsumen (Consumers Price Index, CPI) Amerika Serikat akan dirilis pada pukul 20.30 WIB pada hari ini. Secara teknis, harga emas di pasar spot menunjukkan peluang turunnya hingga ke $2.635. Pasar bersiap mengantisipasi pelantikan Presiden Donald Trump untuk masa jabatan keduanya pada minggu depan.

Legalitas

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Ikuti kami di

Unduh Aplikasi EsaFX Trader

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Unduh Aplikasi MetaTrader 5

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI, BI, serta OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek, serta merupakan anggota bursa BBJ dan anggota kliring berjangka KBI.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registrasi

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

Informasi Situs Web

Informasi di situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran keuangan atau investasi profesional. Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, keandalan, kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan informasi yang terdapat di situs web ini atau situs terkait lainnya. Setiap kepercayaan yang Anda berikan pada informasi tersebut sepenuhnya menjadi risiko Anda sendiri. Kami tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan apa pun yang timbul dari penggunaan atau kepercayaan Anda terhadap informasi apa pun di situs web ini atau situs terkait Wilayah terbatas.

Informasi Wilayah yang tidak Dilayani

Informasi situs EsaFX tidak bertujuan untuk menargetkan dan menyediakan layanan untuk penduduk negara tertentu seperti Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara), Iran, Myanmar, Amerika Serikat, Kanada, Israel dan tidak untuk mengirim atau menggunakan informasi kepada orang di negara atau yurisdiksi di mana publikasi atau penggunaan informasi ini melanggar hukum dan peraturan setempat.

Peringatan Investasi Berisiko Tinggi

Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif adalah produk keuangan kompleks, dan penggunaannya dengan atribut perdagangan dengan leverage cenderung menyebabkan kerugian modal yang cepat, dan Anda mungkin diharuskan untuk menambah margin. Mohon pahami prinsip-produk dari Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif dan pertimbangkan apakah Anda dapat menahan risiko ini sebelum memasuki pasar. Harga dan kinerja masa lalu dari semua instrumen derivatif keuangan tidak menjamin atau mewakili tren masa depan. Produk keuangan seperti itu tidak cocok untuk semua investor. Pastikan untuk sepenuhnya memahami semua risiko potensial sebelum memasuki pasar dan mencari saran independen ketika diperlukan.