Cara Setting Fibonacci Retracement di TradingView untuk Trading: Panduan Lengkap Pemula

Cara Setting Fibonacci Retracement di TradingView untuk Trading: Panduan Lengkap Pemula

Bagi pemula, Fibonacci Retracement TradingView bisa menjadi salah satu alat yang membantu membaca area koreksi harga. Fibonacci Retracement digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan area support dan resistance berdasarkan rasio Fibonacci. Di TradingView, tool ini dapat digunakan dengan menghubungkan dua titik ekstrem pada chart, biasanya swing high dan swing low.

Namun, perlu diingat bahwa level Fibonacci bukan sinyal buy atau sell otomatis. Level tersebut lebih tepat digunakan sebagai area yang perlu diamati, kemudian dikonfirmasi dengan tren, support-resistance, price action, atau analisis lainnya.

Secara sederhana:

Buka chart → pilih Fibonacci Retracement → tentukan swing high dan swing low → tarik tool → atur level → baca reaksinya → buat trading plan.

Apa Itu Fibonacci Retracement di TradingView?

Fibonacci Retracement di TradingView adalah drawing tool yang membantu trader memetakan level retracement pada chart. TradingView menyediakan berbagai drawing tools, termasuk Fibonacci Retracement dalam kelompok Fibonacci dan Gann.

Beberapa level yang umum digunakan adalah:

23,6%

38,2%

50%

61,8%

78,6%

TradingView memungkinkan pengguna menampilkan, menyembunyikan, dan menambahkan level Fibonacci sesuai kebutuhan melalui pengaturan tool.

Cara Menemukan Fibonacci Retracement di TradingView

1. Buka Chart yang Ingin Dianalisis

Login ke TradingView, kemudian buka chart instrumen yang ingin dianalisis, misalnya pasangan forex atau XAUUSD.

Pilih timeframe yang sesuai dengan strategi Anda. Untuk pemula, jangan terlalu sering berpindah timeframe agar pembacaan chart tetap konsisten.

2. Buka Drawing Tools

Pada tampilan chart TradingView, drawing tools berada di panel sebelah kiri. Kelompok Fibonacci dan Gann berada di dalam daftar drawing tools.

TradingView juga menyediakan Quick Search untuk menemukan drawing tools dengan lebih cepat. Di Windows, Quick Search dapat dibuka menggunakan Ctrl + K.

3. Pilih Fibonacci Retracement

Cari dan pilih Fibonacci Retracement.

Pastikan Anda memilih drawing tool tersebut, bukan langsung menggunakan Auto Fib Retracement. Auto Fib merupakan indikator yang secara otomatis menentukan titik-titik pivot, sedangkan drawing tool Fibonacci Retracement menggunakan dua titik yang dipilih sendiri oleh trader.

Cara Menarik Fibonacci Retracement di TradingView

Setelah tool aktif, langkah berikutnya adalah menentukan dua titik penting pada chart.

Saat Uptrend

Dalam kondisi uptrend, Fibonacci umumnya ditarik dari swing low ke swing high.

Sederhananya:

Swing Low → Swing High

Tujuannya untuk melihat kemungkinan area retracement ketika harga melakukan koreksi setelah naik. EsaFX juga menggunakan pendekatan tersebut dalam panduan Fibonacci untuk trading forex.

Saat Downtrend

Dalam kondisi downtrend, Fibonacci umumnya ditarik dari swing high ke swing low.

Sederhananya:

Swing High → Swing Low

Dengan begitu, level Fibonacci dapat digunakan untuk mengamati kemungkinan area pullback ketika harga bergerak berlawanan sementara dengan arah tren.

Cara Setting Level Fibonacci Retracement TradingView

Setelah Fibonacci ditarik, Anda dapat membuka pengaturan tool untuk menyesuaikan tampilan dan level.

TradingView memungkinkan pengguna mengatur level yang ingin ditampilkan, memasukkan rasio tambahan, mengubah tampilan garis, menampilkan harga atau label, serta menggunakan opsi lain pada pengaturan Style.

Untuk pemula, tidak perlu memasukkan terlalu banyak level. Anda dapat mulai dengan level yang umum digunakan seperti:

23,6% → 38,2% → 50% → 61,8% → 78,6%.

Tujuannya bukan membuat chart penuh garis, tetapi memudahkan Anda melihat area yang relevan.

Cara Membaca Level Fibonacci di TradingView

Setelah level terlihat di chart, jangan langsung menganggap setiap level sebagai titik entry.

Level 23,6%

Menunjukkan retracement yang relatif dangkal. Area ini bisa menjadi perhatian ketika koreksi harga cukup kecil.

Level 38,2%

Sering digunakan untuk mengamati koreksi yang lebih dalam dibanding 23,6%.

Level 50%

Level 50% sering digunakan trader dalam analisis teknikal, meskipun bukan rasio Fibonacci yang berasal langsung dari deret Fibonacci.

Level 61,8%

Merupakan level populer yang sering dikenal sebagai golden ratio. Namun, harga tidak wajib berhenti atau berbalik di level ini.

Level 78,6%

Menunjukkan retracement yang lebih dalam. Jika harga telah bergerak jauh melewati level sebelumnya, trader perlu mengevaluasi kembali struktur market.

TradingView menjelaskan bahwa level Fibonacci pada dasarnya digunakan sebagai area potensial support dan resistance ketika harga melakukan retracement.

Cara Menggunakan Fibonacci TradingView untuk Entry

Salah satu kesalahan pemula adalah langsung melakukan entry ketika harga menyentuh level Fibonacci.

Pendekatan yang lebih terstruktur adalah menunggu konfirmasi.

Contohnya:

Uptrend → harga pullback → mencapai area Fibonacci → bertemu support → muncul price action → setup entry terpenuhi.

Dengan demikian, Fibonacci berfungsi untuk menentukan area perhatian, sedangkan konfirmasi digunakan untuk menilai apakah setup sesuai dengan trading plan.

EsaFX juga menyarankan mengombinasikan Fibonacci dengan support dan resistance daripada menggunakannya sendirian.

Fibonacci TradingView dan Support Resistance

Fibonacci dapat menjadi lebih informatif ketika levelnya berdekatan dengan support atau resistance yang sudah terlihat pada chart.

Misalnya, sebuah area support bertepatan dengan Fibonacci 50% atau 61,8%.

Kondisi seperti ini dapat disebut sebagai confluence, yaitu beberapa faktor analisis berada pada area yang sama.

Anda dapat mempelajari konsep tersebut melalui panduan support dan resistance untuk trading.

EsaFX juga memiliki materi khusus mengenai penggunaan Fibonacci dengan support dan resistance, termasuk contoh bagaimana level Fibonacci dan level harga sebelumnya dapat digunakan bersama.

Fibonacci TradingView untuk Forex dan XAUUSD

Fibonacci Retracement dapat digunakan untuk menganalisis berbagai instrumen, termasuk forex dan emas.

Pada forex, Anda dapat menggunakannya untuk mengamati retracement pada pasangan mata uang.

Pada XAUUSD, Fibonacci juga dapat digunakan untuk mengamati area pullback atau koreksi harga.

Namun, jangan menganggap strategi yang bekerja pada satu instrumen pasti memberikan hasil yang sama pada instrumen lainnya. Perhatikan timeframe, volatilitas, kondisi market, dan aturan strategi.

Bagaimana Menggunakan Fibonacci untuk Stop Loss dan Take Profit?

Fibonacci dapat menjadi salah satu referensi dalam trading plan, tetapi bukan satu-satunya dasar untuk menentukan risiko.

Stop Loss

Stop loss sebaiknya ditempatkan pada level yang menunjukkan bahwa skenario trading sudah tidak valid.

Jangan sekadar menempatkan stop loss beberapa poin di bawah atau di atas garis Fibonacci.

Take Profit

Target dapat dikombinasikan dengan swing high, swing low, support-resistance, maupun Fibonacci Extension.

TradingView menjelaskan bahwa Fibonacci Extension dapat digunakan untuk memproyeksikan area target berdasarkan pergerakan dan retracement sebelumnya.

Untuk mempelajari penerapannya, Anda juga dapat membaca cara menggunakan Fibonacci Extension untuk menentukan target.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Fibonacci TradingView

Salah Menentukan Swing High dan Swing Low

Titik awal dan akhir Fibonacci sangat penting. Gunakan swing yang relevan dengan pergerakan yang sedang dianalisis.

Menganggap Fibonacci sebagai Sinyal Pasti

Harga bisa menembus level Fibonacci tanpa memberikan reaksi yang diharapkan.

EsaFX juga menekankan bahwa Fibonacci bukan penentu mutlak dan dapat gagal.

Menggunakan Terlalu Banyak Level

Terlalu banyak level dapat membuat chart sulit dibaca. Gunakan level yang memang relevan dengan strategi Anda.

Mengabaikan Kondisi Market

Fibonacci umumnya lebih mudah digunakan ketika konteks tren cukup jelas. Pastikan Anda memahami apakah market sedang trending atau sideways.

Tips Fibonacci TradingView untuk Pemula

Bagi pemula, gunakan proses belajar sederhana:

  1. Pilih satu instrumen.

  2. Gunakan timeframe yang konsisten.

  3. Kenali trend terlebih dahulu.

  4. Tentukan swing high dan swing low.

  5. Tarik Fibonacci Retracement.

  6. Amati level 38,2%, 50%, dan 61,8%.

  7. Cari konfirmasi dari support, resistance, atau price action.

  8. Tentukan risiko sebelum entry.

Sebelum menggunakan dana nyata, latihan melalui akun demo dapat membantu Anda membiasakan diri membaca chart dan menguji strategi. Panduan trading resmi EsaFX menyediakan proses simulasi menggunakan akun demo MT5 sebelum melanjutkan ke akun live.

Anda dapat menggunakan Trading Guides dan Tutorial EsaFX sebagai materi latihan tambahan.

FAQ Fibonacci Retracement TradingView

Di mana letak Fibonacci Retracement di TradingView?

Fibonacci Retracement tersedia di panel Drawing Tools di sisi kiri chart, dalam kelompok Fibonacci dan Gann. Anda juga dapat menggunakan Quick Search untuk menemukan tool tersebut.

Bagaimana cara setting Fibonacci Retracement di TradingView?

Pilih Fibonacci Retracement, tarik pada chart dari swing high ke swing low atau sebaliknya sesuai arah market, lalu sesuaikan level dan tampilan melalui pengaturan Style.

Bagaimana cara menarik Fibonacci saat uptrend?

Pada uptrend, Fibonacci Retracement umumnya ditarik dari swing low ke swing high.

Bagaimana cara menarik Fibonacci saat downtrend?

Pada downtrend, Fibonacci Retracement umumnya ditarik dari swing high ke swing low.

Level Fibonacci apa yang umum digunakan?

Level yang sering digunakan antara lain 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6%. TradingView memungkinkan pengguna menampilkan maupun menambahkan level secara manual.

Apakah Fibonacci Retracement cocok untuk pemula?

Bisa dipelajari pemula karena cara menggunakannya relatif sederhana. Namun, Fibonacci sebaiknya dipahami sebagai alat bantu analisis dan tidak digunakan sebagai sinyal otomatis.

Apakah Fibonacci TradingView bisa digunakan untuk XAUUSD?

Bisa. Fibonacci Retracement dapat digunakan pada chart XAUUSD maupun instrumen lainnya. Penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi market dan strategi yang digunakan.

Apakah Fibonacci Retracement selalu akurat?

Tidak. Harga dapat menembus level Fibonacci atau tidak memberikan reaksi yang diharapkan. Karena itu, konfirmasi dan manajemen risiko tetap diperlukan.

Kesimpulan

Fibonacci Retracement TradingView dapat membantu trader memetakan area potensial retracement, terutama dengan melihat level seperti 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6%.

Cara menggunakannya dimulai dengan menentukan swing high dan swing low, menarik tool sesuai arah pergerakan, mengatur level, lalu membaca reaksi harga.

Untuk mendapatkan analisis yang lebih lengkap, Fibonacci dapat dikombinasikan dengan support-resistance, price action, trendline, dan struktur market. Jangan menganggap setiap level Fibonacci sebagai sinyal entry otomatis.

Mulai Belajar Fibonacci di TradingView

Sebelum menggunakan Fibonacci pada akun live, praktikkan terlebih dahulu di chart atau akun demo. Anda dapat mempelajari cara menggunakan Fibonacci dalam trading forex, kombinasi Fibonacci dengan support dan resistance, serta panduan TradingView EsaFX.

Pelajari tool-nya, pahami konteks market-nya, dan tetap jadikan manajemen risiko bagian dari trading plan.

Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif merupakan produk keuangan berisiko tinggi. Penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi tertentu.

Published at


About author

Open Demo Account

Related Articles

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.