Indeks Dolar AS Turun ke 101,34, Pasar Pantau Hasil Pemilu

Indeks Dolar AS Turun ke 101,34, Pasar Pantau Hasil Pemilu

Indeks Dolar AS (DXY) melemah ke bawah level 101,50 pada Rabu, 4 November 2026, dan menyentuh posisi terendah dalam lima minggu. Berdasarkan data Trading Economics, DXY berada di sekitar 101,34, turun 0,55% dibandingkan sesi sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, indeks ini telah melemah 0,81%, meskipun secara tahunan masih mencatat kenaikan 1,13%.

Pelemahan dolar terjadi ketika investor mencermati hasil awal pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS), prospek ekonomi, serta arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Pemilu AS Meningkatkan Ketidakpastian Pasar

Hasil awal pemilu menunjukkan potensi kemenangan yang kuat bagi Partai Demokrat. Pasar menilai kemungkinan perubahan komposisi kekuasaan di Kongres dapat meningkatkan prospek kebuntuan politik di Washington dan membatasi belanja pemerintah.

Selain itu, potensi regulasi yang lebih ketat terhadap industri kecerdasan buatan (AI) dan pengawasan perusahaan juga menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi AS.

Ketidakpastian politik tersebut membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam memegang dolar. Namun, dampak pemilu terhadap DXY masih bergantung pada hasil akhir dan kebijakan yang kemudian diambil pemerintah.

Data Tenaga Kerja dan The Fed Jadi Fokus Berikutnya

Investor kini menunggu laporan ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pada akhir pekan. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan memengaruhi ekspektasi terhadap keputusan suku bunga The Fed.

Pada Oktober 2026, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di 4,00%. Sementara itu, inflasi tahunan AS tercatat meningkat menjadi 3,7% pada September, dari 3,4% sebelumnya. Tingkat pengangguran juga naik menjadi 4,2% dari 4,1%.

Kombinasi inflasi dan kondisi tenaga kerja tersebut membuat arah kebijakan moneter AS masih menjadi perhatian utama pasar.

Risiko Geopolitik Turut Memengaruhi Dolar

Perkembangan hubungan AS dan Iran juga memengaruhi permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven. Harapan terhadap kemajuan diplomasi dan penurunan harga minyak mengurangi sebagian permintaan terhadap mata uang AS di tengah ketidakpastian global.

Trading Economics memperkirakan DXY berada di sekitar 101,59 pada akhir kuartal IV 2026. Proyeksi tersebut merupakan estimasi model, bukan kepastian arah indeks berikutnya.

Apa Artinya bagi Trader Forex Indonesia?

Pelemahan DXY dapat memberikan dukungan bagi sejumlah mata uang utama, seperti euro dan pound sterling. Namun, pergerakan EUR/USD, GBP/USD, maupun USD/JPY tetap dipengaruhi kondisi ekonomi dan kebijakan bank sentral masing-masing negara.

Trader Indonesia perlu memantau hasil pemilu AS, data tenaga kerja, inflasi, dan pernyataan The Fed sebelum mengambil keputusan. Perhatikan pula konfirmasi harga serta risiko volatilitas. Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi transaksi.

Diterbitkan pada


Tentang Penulis

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Buka Akun Demo

Artikel Terkait

  • Dolar AS Menguat Oleh Data Ketenagakerjaan Yang Solid

    ESANDAR – Dolar mengawali perdagangan di minggu ini dengan catatan kuat pada hari Senin (13/01/2025), meninggalkan mata uang utama lainnya yang merana di dekat posisi terendah multi-tahun mereka. Penguatan Dolar AS terjadi setelah laporan pekerjaan yang menggarisbawahi kinerja ekonomi yang unggul dibandingkan dengan negara lain di dunia.

  • Dolar AS Menguat, Poundsterling dan Euro Terdorong Faktor Teknis

    ESANDAR – Dolar AS melonjak ke level tertinggi dua tahun pada hari Kamis di hari pertama perdagangan tahun 2025, membangun keuntungan kuat tahun lalu pada ekspektasi pertumbuhan AS akan mengalahkan rekan-rekannya dan mempertahankan suku bunga AS relatif tinggi. Federal Reserve telah mengindikasikan bahwa mereka akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga karena inflasi tetap berada di […]

Legalitas

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Ikuti kami di

Unduh Aplikasi EsaFX Trader

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Unduh Aplikasi MetaTrader 5

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI, BI, serta OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek, serta merupakan anggota bursa BBJ dan anggota kliring berjangka KBI.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registrasi

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

Informasi Situs Web

Informasi di situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran keuangan atau investasi profesional. Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, keandalan, kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan informasi yang terdapat di situs web ini atau situs terkait lainnya. Setiap kepercayaan yang Anda berikan pada informasi tersebut sepenuhnya menjadi risiko Anda sendiri. Kami tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan apa pun yang timbul dari penggunaan atau kepercayaan Anda terhadap informasi apa pun di situs web ini atau situs terkait Wilayah terbatas.

Informasi Wilayah yang tidak Dilayani

Informasi situs EsaFX tidak bertujuan untuk menargetkan dan menyediakan layanan untuk penduduk negara tertentu seperti Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara), Iran, Myanmar, Amerika Serikat, Kanada, Israel dan tidak untuk mengirim atau menggunakan informasi kepada orang di negara atau yurisdiksi di mana publikasi atau penggunaan informasi ini melanggar hukum dan peraturan setempat.

Peringatan Investasi Berisiko Tinggi

Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif adalah produk keuangan kompleks, dan penggunaannya dengan atribut perdagangan dengan leverage cenderung menyebabkan kerugian modal yang cepat, dan Anda mungkin diharuskan untuk menambah margin. Mohon pahami prinsip-produk dari Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif dan pertimbangkan apakah Anda dapat menahan risiko ini sebelum memasuki pasar. Harga dan kinerja masa lalu dari semua instrumen derivatif keuangan tidak menjamin atau mewakili tren masa depan. Produk keuangan seperti itu tidak cocok untuk semua investor. Pastikan untuk sepenuhnya memahami semua risiko potensial sebelum memasuki pasar dan mencari saran independen ketika diperlukan.