Dolar Kanada (CAD) menguat terhadap Dolar AS pada Jumat, 30 Oktober 2026, meskipun meredanya tekanan di pasar minyak berpotensi mengurangi dukungan bagi mata uang tersebut. Mengutip FXStreet Indonesia, pasangan USD/CAD turun untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 1,3970 pada sesi Asia.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa penguatan CAD tidak hanya ditentukan oleh harga minyak. Pelemahan Dolar AS dan sikap kebijakan Bank of Canada (BoC) yang lebih hawkish turut memengaruhi arah pasangan mata uang tersebut.
Meredanya Ketegangan Timur Tengah Menekan Dolar AS
Upaya diplomatik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan harapan dimulainya kembali perundingan damai. Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi dukungannya terhadap pendekatan diplomatik yang dilakukan Wakil Presiden JD Vance.
Meredanya ketegangan geopolitik membantu mengurangi permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven. Kondisi ini turut menekan USD/CAD, meskipun berkurangnya kekhawatiran gangguan pasokan energi juga dapat membatasi penguatan CAD sebagai mata uang negara pengekspor minyak.
Pasar juga menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember. Probabilitas kenaikan 25 basis poin diperkirakan turun menjadi sekitar 75%, dari 84,2% sehari sebelumnya.
Kenaikan Suku Bunga BoC Mendukung CAD
Dukungan lain bagi Dolar Kanada datang dari keputusan Bank of Canada yang menaikkan suku bunga pada Rabu, 28 Oktober. Strategi pasar dari Scotiabank menilai komunikasi BoC cenderung hawkish dan mendorong kenaikan ekspektasi suku bunga di berbagai tenor.
Sikap tersebut dapat meningkatkan daya tarik CAD karena ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menarik aliran modal. Di sisi lain, data AS yang kuat masih membatasi pelemahan Dolar AS lebih lanjut.
Produk Domestik Bruto (PDB) AS tercatat tumbuh 3,4% secara tahunan pada kuartal III, melampaui perkiraan 3,2%. Inflasi inti berdasarkan indeks PCE mencapai 3,1%, sementara klaim pengangguran awal turun menjadi 194 ribu.
Analisis Teknikal USD/CAD
Secara teknikal, USD/CAD masih menunjukkan bias bearish jangka pendek karena bergerak di bawah EMA 9 hari pada 1,4027 dan EMA 50 hari di 1,4057. RSI 14 hari berada di sekitar 36, menandakan momentum yang lemah.
Support terdekat berada di 1,3732, sedangkan resistance berikutnya berada di 1,4027 dan 1,4057. Level-level tersebut menjadi acuan pengamatan, bukan kepastian arah harga.
Apa Artinya bagi Trader Forex Indonesia?
Trader yang memantau USD/CAD perlu memperhatikan harga minyak, kebijakan BoC dan The Fed, serta perkembangan hubungan AS-Iran. Kombinasi faktor tersebut dapat memicu perubahan volatilitas CAD.
Gunakan konfirmasi pergerakan harga dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan. Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi transaksi.
