Harga WTI Tertekan Menuju US$88.50, Risiko Pasokan Mulai Mereda

Harga WTI Tertekan Menuju US$88.50, Risiko Pasokan Mulai Mereda

Harga minyak WTI kembali menghadapi tekanan pada perdagangan 23 September 2026. Berdasarkan laporan FXStreet, West Texas Intermediate (WTI) mempertahankan tren negatif untuk hari kelima berturut-turut dan bergerak di sekitar pertengahan US$88 per barel, setelah sebelumnya menyentuh level terendah lebih dari dua pekan. Pasar mulai mengurangi premi risiko pada minyak seiring munculnya tanda-tanda bahwa gangguan pasokan dari Timur Tengah dapat berkurang.

Salah satu faktor utama yang menekan harga crude oil adalah membaiknya prospek pasokan. Arab Saudi sedang memulihkan operasi pipa minyak yang menghubungkan wilayah produksi menuju Laut Merah. Jalur tersebut menjadi penting karena memungkinkan pengiriman minyak tanpa sepenuhnya bergantung pada Selat Hormuz. Pada saat yang sama, terdapat laporan bahwa Iran menawarkan pembukaan kembali jalur strategis tersebut sebagai bagian dari upaya de-eskalasi konflik. Perkembangan tersebut membantu meredakan kekhawatiran terhadap pasokan global.

Meski demikian, risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang. FXStreet mencatat sanksi AS yang lebih ketat terhadap Iran tetap menjadi faktor yang dapat menjaga premi risiko minyak. Artinya, meskipun pasar mulai melihat kemungkinan pasokan kembali normal, perubahan berita geopolitik masih dapat memicu pergerakan harga yang cepat.

Analisis Teknikal WTI

Dari sisi teknikal, perhatian pasar tertuju pada area US$87,87, yang merupakan level Fibonacci retracement 50%. WTI masih berada di atas SMA 100 hari sekitar US$84,97, sehingga struktur tren jangka lebih panjang belum sepenuhnya berubah. Namun, momentum jangka pendek mulai melemah. Indikator MACD semakin berada di wilayah negatif, sementara RSI turun ke sekitar 46,8, atau di bawah level 50.

Jika harga menembus support US$87,87, area berikutnya yang dapat diperhatikan berada di sekitar US$84,97–US$84,52, yang merupakan kombinasi SMA 100 hari dan Fibonacci 61,8%. Penurunan lebih dalam berpotensi membuka ruang menuju US$79,75. Sebaliknya, pada sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar US$91,23, kemudian US$95,37.

Apa Artinya bagi Trader?

Pergerakan harga WTI saat ini menunjukkan bagaimana pasar minyak sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi pasokan. Ketika potensi gangguan distribusi mereda, tekanan jual dapat meningkat. Sebaliknya, gangguan baru pada infrastruktur energi atau jalur perdagangan utama dapat dengan cepat mengembalikan kekhawatiran kekurangan pasokan.

Bagi trader Indonesia, WTI perlu dipantau bersama berita geopolitik, data persediaan minyak AS dari API dan EIA, keputusan OPEC+, serta pergerakan Dolar AS. Perubahan harga minyak juga dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan sentimen terhadap mata uang maupun pasar global.

Dengan kondisi volatilitas yang masih tinggi, level teknikal sebaiknya digunakan sebagai bagian dari analisis, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan. Trader juga perlu memperhatikan kalender ekonomi dan menerapkan manajemen risiko ketika memperdagangkan instrumen yang berkaitan dengan minyak mentah atau crude oil.

Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Berharap Pada Perubahan Kebijakan, Harga Minyak Naik

    ESANDAR  – Harga minyak memperpanjang kenaikannya pada hari Jumat (03/01/2025) setelah ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada sesi sebelumnya karena harapan pemerintah di seluruh dunia dapat meningkatkan dukungan kebijakan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan permintaan bahan bakar.

  • Trump Mulai Serang Kanada dan Meksiko, Harga Minyak Naik

    Harga minyak melonjak pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif pada Kanada, Meksiko, dan Cina, yang meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak mentah dari dua pemasok terbesar ke AS, tetapi prospek permintaan bahan bakar yang lebih rendah membatasi kenaikan.

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.