The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Inflasi AS Masih Jadi Perhatian

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Inflasi AS Masih Jadi Perhatian

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan Amerika Serikat sebesar 25 basis poin dalam rapat FOMC 15–16 September 2026. Keputusan yang diumumkan pada 16 September tersebut membawa target federal funds rate menjadi 3,75%–4,00%, melalui pemungutan suara bulat 12–0. Langkah ini menjadi perhatian pasar karena The Fed masih menilai inflasi berada pada level yang terlalu tinggi dibandingkan target jangka panjang sebesar 2%.

Dalam pernyataannya, The Fed menyebut aktivitas ekonomi AS berkembang pada laju yang solid. Belanja domestik masih tangguh, pertumbuhan produktivitas tetap kuat, sementara investasi modal dinilai kokoh. Dari sisi tenaga kerja, pertumbuhan lapangan pekerjaan disebut masih sejalan dengan pertumbuhan angkatan kerja dan tingkat pengangguran hanya mengalami perubahan terbatas. Kondisi ini menunjukkan ekonomi AS masih memiliki daya tahan meski ketidakpastian global tetap tinggi.

Inflasi AS Masih Menjadi Fokus The Fed

Alasan utama di balik kenaikan suku bunga adalah kondisi inflasi AS yang masih elevated. The Fed menyatakan keputusan tersebut ditujukan untuk mendukung kembalinya inflasi menuju target 2% secara lebih tepat waktu. Artinya, stabilitas harga masih menjadi perhatian utama dalam menentukan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Tekanan inflasi juga perlu dilihat bersama perkembangan geopolitik. The Fed mengakui ketidakpastian ekonomi masih tinggi, salah satunya akibat perkembangan geopolitik. Kondisi ini dapat memengaruhi harga energi, biaya produksi, perdagangan, serta ekspektasi inflasi dalam beberapa bulan mendatang.

Dampak FOMC terhadap Dolar AS dan Emas

Perubahan suku bunga The Fed menjadi salah satu katalis penting bagi Dolar AS dan pasar global. Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar karena memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. Respons pasar tetap bergantung pada seberapa besar keputusan tersebut sudah tercermin dalam harga sebelumnya dan bagaimana pelaku pasar membaca prospek kebijakan berikutnya.

Di pasar forex, perhatian dapat tertuju pada pasangan seperti EUR/USD dan USD/JPY, sementara di pasar komoditas, harga emas atau XAU/USD sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga dan imbal hasil obligasi AS. Ketika yield dan dolar menguat, emas dapat menghadapi tekanan karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga. Sebaliknya, meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Reuters melaporkan bahwa keputusan September tersebut disertai sinyal bahwa kebijakan suku bunga dapat kembali bergerak lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang, sementara pasar juga mencermati bagaimana kepemimpinan The Fed yang baru akan memengaruhi arah kebijakan moneter.

Apa yang Perlu Dipantau Trader?

Bagi trader Indonesia, keputusan FOMC September 2026 tidak cukup dilihat dari kenaikan 25 basis poin saja. Perhatian juga perlu diarahkan pada data CPI, PCE, NFP, tingkat pengangguran, yield Treasury, dan pernyataan pejabat The Fed untuk membaca arah kebijakan selanjutnya.

Perubahan ekspektasi suku bunga dapat memicu volatilitas pada Dolar AS, emas, indeks saham, dan pasangan mata uang utama. Karena itu, trader perlu memperhatikan kalender ekonomi, reaksi pasar setelah rilis FOMC, serta menerapkan manajemen risiko ketika menghadapi volatilitas tinggi.


Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Dolar AS Menguat Oleh Data Ketenagakerjaan Yang Solid

    ESANDAR – Dolar mengawali perdagangan di minggu ini dengan catatan kuat pada hari Senin (13/01/2025), meninggalkan mata uang utama lainnya yang merana di dekat posisi terendah multi-tahun mereka. Penguatan Dolar AS terjadi setelah laporan pekerjaan yang menggarisbawahi kinerja ekonomi yang unggul dibandingkan dengan negara lain di dunia.

  • Dolar AS Menguat, Poundsterling dan Euro Terdorong Faktor Teknis

    ESANDAR – Dolar AS melonjak ke level tertinggi dua tahun pada hari Kamis di hari pertama perdagangan tahun 2025, membangun keuntungan kuat tahun lalu pada ekspektasi pertumbuhan AS akan mengalahkan rekan-rekannya dan mempertahankan suku bunga AS relatif tinggi. Federal Reserve telah mengindikasikan bahwa mereka akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga karena inflasi tetap berada di […]

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.