Harga Minyak Turun ke Bawah $105, Pasokan Timur Tengah Masih Jadi Sorotan

Harga Minyak Turun ke Bawah $105, Pasokan Timur Tengah Masih Jadi Sorotan

Harga minyak dunia mengalami koreksi pada perdagangan 16 September 2026 setelah sebelumnya melonjak ke level tertinggi dalam empat bulan. Berdasarkan data Trading Economics, harga crude oil atau WTI berada di sekitar US$104,61 per barel, turun sekitar 1,15% dari sesi sebelumnya. Meski terkoreksi, harga minyak masih mencatat kenaikan sekitar 23,8% dalam sebulan dan lebih dari 64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tekanan terhadap harga minyak kali ini datang dari data persediaan Amerika Serikat. Data American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat sekitar 7,14 juta barel pada pekan terakhir, berlawanan dengan ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan penurunan. Kenaikan persediaan biasanya menjadi sinyal bahwa pasokan minyak di pasar AS lebih longgar sehingga dapat menekan harga dalam jangka pendek.

Risiko Gangguan Pasokan Masih Tinggi

Di sisi lain, tekanan turun harga minyak masih dibatasi oleh risiko gangguan pasokan di Timur Tengah. Trading Economics melaporkan aktivitas pemuatan minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, masih terganggu setelah penutupan pipa East-West. Jalur tersebut menjadi salah satu alternatif penting untuk mengangkut minyak tanpa melewati Selat Hormuz. Ketidakpastian mengenai kapan operasi pipa kembali normal membuat pasar tetap memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak.

Gangguan juga terjadi di Libya setelah perusahaan minyak nasional menghentikan operasi di dua ladang minyak dan sebuah stasiun pemompaan akibat aksi protes. Meski demikian, produksi minyak Libya secara keseluruhan masih relatif stabil di sekitar 1,4 juta barel per hari. Situasi tersebut menunjukkan bahwa pasar minyak saat ini menghadapi kombinasi antara peningkatan stok di Amerika Serikat dan ancaman gangguan pasokan dari wilayah produsen utama.

WTI dan Brent Masih di Level Tinggi

Selain WTI, harga Brent crude oil juga masih bertahan di atas US$100 per barel. Trading Economics mencatat Brent berada di sekitar US$108,04 per barel, turun 0,65% pada perdagangan terbaru. Kenaikan harga kedua benchmark tersebut menunjukkan bahwa pasar masih memberikan perhatian besar terhadap potensi gangguan pasokan dan jalur distribusi energi global.

Reuters juga melaporkan bahwa harga minyak sempat melonjak lebih dari 6% pada 10 September setelah serangkaian serangan meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan. Dalam perkembangan terbaru, harga kemudian terkoreksi setelah pasar mendapatkan sinyal mengenai kenaikan persediaan minyak AS.

Dampak Harga Minyak bagi Pasar Global

Pergerakan harga minyak dunia tidak hanya berdampak pada komoditas energi. Harga minyak yang tinggi dapat meningkatkan biaya transportasi dan produksi sehingga berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap inflasi. Kondisi ini pada akhirnya dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral dan pergerakan mata uang utama.

Bagi trader di Indonesia, harga WTI dan Brent dapat menjadi indikator penting untuk memantau sentimen pasar global. Perubahan harga minyak juga dapat memengaruhi mata uang negara eksportir komoditas, pasar saham, hingga ekspektasi inflasi. Karena volatilitas saat ini masih tinggi, trader perlu memperhatikan perkembangan geopolitik, data persediaan minyak AS, kondisi pasokan global, serta respons pasar terhadap setiap berita baru sebelum mengambil keputusan trading.

Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Berharap Pada Perubahan Kebijakan, Harga Minyak Naik

    ESANDAR  – Harga minyak memperpanjang kenaikannya pada hari Jumat (03/01/2025) setelah ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada sesi sebelumnya karena harapan pemerintah di seluruh dunia dapat meningkatkan dukungan kebijakan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan permintaan bahan bakar.

  • Trump Mulai Serang Kanada dan Meksiko, Harga Minyak Naik

    Harga minyak melonjak pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif pada Kanada, Meksiko, dan Cina, yang meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak mentah dari dua pemasok terbesar ke AS, tetapi prospek permintaan bahan bakar yang lebih rendah membatasi kenaikan.

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.