Harga WTI Rentan di Bawah US$80, Tekanan Bearish Mulai Menguat

Harga WTI Rentan di Bawah US$80, Tekanan Bearish Mulai Menguat

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Berdasarkan laporan FXStreet, WTI turun selama tiga hari berturut-turut dan menyentuh level terendah hampir dua pekan. Harga minyak patokan Amerika Serikat tersebut diperdagangkan sedikit di bawah level psikologis US$80 per barel, menunjukkan bahwa tekanan jual mulai semakin dominan.

Pelemahan WTI terjadi di tengah meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Iran dilaporkan kembali melakukan pembicaraan dengan Oman terkait pengelolaan lalu lintas pengiriman komersial melalui Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat menawarkan keringanan sanksi dan penghentian blokade laut sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan. Perkembangan tersebut meningkatkan harapan penyelesaian diplomatik dan mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak.

Dari sisi teknikal, prospek harga WTI juga mulai menunjukkan perubahan. Penembusan ke bawah Exponential Moving Average (EMA) 100 periode pada grafik empat jam menjadi sinyal negatif bagi pembeli. WTI juga bergerak di bawah level Fibonacci retracement 50%, sehingga tekanan jual dinilai memiliki ruang untuk berlanjut apabila harga gagal kembali menembus resistance terdekat.

Indikator momentum turut memperkuat bias bearish. Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di bawah garis nol dengan pembacaan sekitar -0,65, menunjukkan momentum negatif masih berlangsung. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 23,15, yang menandakan kondisi oversold. Meski kondisi tersebut dapat membuka peluang rebound teknikal, tekanan jual masih berpotensi berlanjut apabila tidak ada katalis positif baru.

gafik analisa WTI hari ini

Dalam skenario bearish, area US$78,61 menjadi support awal berdasarkan Fibonacci retracement 61,8%. Jika tekanan semakin kuat dan level tersebut ditembus secara berkelanjutan, harga WTI berpotensi bergerak menuju support berikutnya di sekitar US$76,27. Area yang lebih rendah berada di sekitar US$73,30, yang menjadi swing low struktural sebelumnya.

Sebaliknya, pemulihan harga akan menghadapi sejumlah resistance. Level US$80,26 menjadi resistance awal berdasarkan Fibonacci 50%, diikuti US$81,90 pada Fibonacci 38,2% dan EMA 100 periode di sekitar US$82,44. Selama WTI belum mampu kembali menembus zona resistance tersebut, bias jangka pendek masih cenderung bearish.

Bagi trader di Indonesia, perkembangan harga minyak WTI perlu diperhatikan bersama kondisi geopolitik Timur Tengah, kebijakan OPEC+, data persediaan minyak Amerika Serikat dari EIA, serta pergerakan dolar AS. Faktor fundamental tersebut dapat memperkuat atau membalikkan sinyal teknikal dalam waktu singkat.

Dengan kombinasi meredanya risiko geopolitik dan sinyal teknikal yang cenderung bearish, WTI berpotensi tetap berada di bawah tekanan dalam jangka pendek. Namun, kondisi oversold membuat risiko rebound tetap terbuka. Karena itu, trader sebaiknya menunggu konfirmasi pergerakan harga dan menerapkan manajemen risiko secara disiplin sebelum mengambil posisi pada komoditas minyak.

akun demo esafx

Diterbitkan pada


Tentang Penulis

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Buka Akun Demo

Artikel Terkait

  • Berharap Pada Perubahan Kebijakan, Harga Minyak Naik

    ESANDAR  – Harga minyak memperpanjang kenaikannya pada hari Jumat (03/01/2025) setelah ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada sesi sebelumnya karena harapan pemerintah di seluruh dunia dapat meningkatkan dukungan kebijakan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan permintaan bahan bakar.

  • Trump Mulai Serang Kanada dan Meksiko, Harga Minyak Naik

    Harga minyak melonjak pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif pada Kanada, Meksiko, dan Cina, yang meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak mentah dari dua pemasok terbesar ke AS, tetapi prospek permintaan bahan bakar yang lebih rendah membatasi kenaikan.

Legalitas

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Ikuti kami di

Unduh Aplikasi EsaFX Trader

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Unduh Aplikasi MetaTrader 5

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI, BI, serta OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek, serta merupakan anggota bursa BBJ dan anggota kliring berjangka KBI.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registrasi

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

Informasi Situs Web

Informasi di situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran keuangan atau investasi profesional. Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, keandalan, kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan informasi yang terdapat di situs web ini atau situs terkait lainnya. Setiap kepercayaan yang Anda berikan pada informasi tersebut sepenuhnya menjadi risiko Anda sendiri. Kami tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan apa pun yang timbul dari penggunaan atau kepercayaan Anda terhadap informasi apa pun di situs web ini atau situs terkait Wilayah terbatas.

Informasi Wilayah yang tidak Dilayani

Informasi situs EsaFX tidak bertujuan untuk menargetkan dan menyediakan layanan untuk penduduk negara tertentu seperti Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara), Iran, Myanmar, Amerika Serikat, Kanada, Israel dan tidak untuk mengirim atau menggunakan informasi kepada orang di negara atau yurisdiksi di mana publikasi atau penggunaan informasi ini melanggar hukum dan peraturan setempat.

Peringatan Investasi Berisiko Tinggi

Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif adalah produk keuangan kompleks, dan penggunaannya dengan atribut perdagangan dengan leverage cenderung menyebabkan kerugian modal yang cepat, dan Anda mungkin diharuskan untuk menambah margin. Mohon pahami prinsip-produk dari Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif dan pertimbangkan apakah Anda dapat menahan risiko ini sebelum memasuki pasar. Harga dan kinerja masa lalu dari semua instrumen derivatif keuangan tidak menjamin atau mewakili tren masa depan. Produk keuangan seperti itu tidak cocok untuk semua investor. Pastikan untuk sepenuhnya memahami semua risiko potensial sebelum memasuki pasar dan mencari saran independen ketika diperlukan.