Dolar AS di Titik Penentu, Inflasi Jadi Kunci Arah Pasar

Dolar AS di Titik Penentu, Inflasi Jadi Kunci Arah Pasar

Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak relatif stabil pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, setelah indeks dolar AS (DXY) mendekati level 99,9. Berdasarkan data Trading Economics, DXY berada di sekitar 99,88, naik tipis 0,05% dari sesi sebelumnya. Meski demikian, dolar AS masih melemah sekitar 1,34% dalam sebulan, sementara secara tahunan masih mencatat penguatan sekitar 2,08%.

Pergerakan dolar AS saat ini menjadi perhatian pasar karena investor tengah menunggu data inflasi Amerika Serikat. Laporan Consumer Price Index (CPI) AS yang dijadwalkan dirilis pada hari ini menjadi salah satu indikator penting untuk memperkirakan arah kebijakan moneter Federal Reserve atau The Fed. Data Producer Price Index (PPI) juga akan menjadi perhatian pasar pada Kamis sebagai indikator tambahan mengenai tekanan harga di Amerika Serikat.

Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor utama yang menentukan arah dolar AS. Suku bunga The Fed saat ini berada di 3,75% setelah dipertahankan pada pertemuan Juli. Pasar masih terbagi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September. Ketidakpastian tersebut membuat pergerakan DXY cenderung sensitif terhadap setiap data ekonomi baru.

grafik harga dolar AS hari ini

Komentar pejabat Federal Reserve turut memberikan pengaruh terhadap sentimen pasar. Presiden Chicago Fed Austan Goolsbee menyampaikan bahwa bank sentral lebih mengkhawatirkan inflasi yang masih terlalu tinggi dibandingkan potensi pelemahan pasar tenaga kerja. Pernyataan tersebut memperkuat perhatian investor terhadap data inflasi dan membuka ruang bagi kebijakan moneter yang lebih ketat apabila tekanan harga kembali meningkat.

Harga energi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan tekanan inflasi dan berpotensi membuat The Fed mempertahankan sikap hawkish lebih lama. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan terhadap dolar AS karena ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi cenderung meningkatkan daya tarik aset berdenominasi USD.

Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor penting bagi pasar valuta asing. Investor mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran, termasuk prospek kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Perkembangan tersebut berpotensi memengaruhi harga energi, inflasi, serta ekspektasi kebijakan moneter AS.

Bagi trader di Indonesia, pergerakan dolar AS penting diperhatikan karena USD menjadi mata uang utama dalam berbagai pasangan forex, termasuk EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/IDR. Perubahan ekspektasi suku bunga AS juga dapat memengaruhi nilai tukar rupiah dan sentimen pasar keuangan domestik.

Dalam jangka pendek, arah DXY kemungkinan masih ditentukan oleh hasil data CPI dan PPI Amerika Serikat, komentar pejabat The Fed, pergerakan harga energi, serta perkembangan geopolitik. Trader sebaiknya mencermati kalender ekonomi sebelum mengambil posisi karena rilis data berdampak tinggi dapat meningkatkan volatilitas pasar secara signifikan.

akun demo esafx

Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Dolar AS Menguat Oleh Data Ketenagakerjaan Yang Solid

    ESANDAR – Dolar mengawali perdagangan di minggu ini dengan catatan kuat pada hari Senin (13/01/2025), meninggalkan mata uang utama lainnya yang merana di dekat posisi terendah multi-tahun mereka. Penguatan Dolar AS terjadi setelah laporan pekerjaan yang menggarisbawahi kinerja ekonomi yang unggul dibandingkan dengan negara lain di dunia.

  • Dolar AS Menguat, Poundsterling dan Euro Terdorong Faktor Teknis

    ESANDAR – Dolar AS melonjak ke level tertinggi dua tahun pada hari Kamis di hari pertama perdagangan tahun 2025, membangun keuntungan kuat tahun lalu pada ekspektasi pertumbuhan AS akan mengalahkan rekan-rekannya dan mempertahankan suku bunga AS relatif tinggi. Federal Reserve telah mengindikasikan bahwa mereka akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga karena inflasi tetap berada di […]

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.