Yen Jepang Tertekan di Level 161,5 per Dolar AS, Intervensi Jadi Sorotan

Yen Jepang Tertekan di Level 161,5 per Dolar AS, Intervensi Jadi Sorotan

Yen Jepang kembali berada dalam tekanan pada awal pekan ini. Trading Economics mencatat nilai tukar USD/JPY naik ke 161,5410 pada 22 Juni 2026, yang berarti yen melemah ke sekitar 161,5 per dolar AS dan bergerak dekat level terendahnya sejak 1986. Dalam satu bulan terakhir, yen turun 1,66%, dan dalam 12 bulan terakhir melemah 10,51%.

Pelemahan ini terjadi meskipun otoritas Jepang terus memberikan sinyal siap melakukan tindakan. Dalam halaman yang sama, Trading Economics menyebut Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pemerintah siap mengambil langkah yang tepat terhadap pergerakan mata uang yang berlebihan. Namun, peringatan verbal dari Tokyo belum mampu menghentikan pelemahan yen, bahkan setelah Jepang sempat melakukan intervensi pasar besar pada 30 April untuk menopang mata uangnya.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga mencermati langkah Bank of Japan (BoJ). Trading Economics mencatat BoJ baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1%, sebagai bagian dari normalisasi kebijakan yang masih berlangsung. Meski demikian, yen tetap tertekan karena selisih suku bunga Jepang dan Amerika Serikat masih lebar, sehingga investor masih cenderung mempertahankan posisi short yen dalam strategi carry trade.

grafik harga JPY hari ini

Data yang dirilis Trading Economics juga menunjukkan tekanan yen tidak hanya terjadi terhadap dolar AS. Pada 22 Juni 2026, EUR/JPY berada di 185,2050, GBP/JPY di 213,6390, dan AUD/JPY di 113,2410, yang menandakan pelemahan yen cukup luas terhadap mata uang utama lainnya. Proyeksi Trading Economics memperkirakan yen akan berada di sekitar 161,15 per dolar AS pada akhir kuartal ini dan menguat terbatas ke 156,87 dalam 12 bulan ke depan.

Bagi pasar Indonesia, pergerakan yen Jepang penting untuk dipantau karena berdampak pada biaya impor, sentimen pasar Asia, dan arus perdagangan regional. Kelemahan yen bisa membantu eksportir Jepang, tetapi sekaligus memperbesar perhatian terhadap inflasi impor dan risiko volatilitas mata uang di kawasan. Dengan kondisi saat ini, pasar yen masih sangat sensitif terhadap arah kebijakan BoJ, intervensi Tokyo, dan perbedaan suku bunga global.

akun demo esafx

Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Dolar AS Menguat Oleh Data Ketenagakerjaan Yang Solid

    ESANDAR – Dolar mengawali perdagangan di minggu ini dengan catatan kuat pada hari Senin (13/01/2025), meninggalkan mata uang utama lainnya yang merana di dekat posisi terendah multi-tahun mereka. Penguatan Dolar AS terjadi setelah laporan pekerjaan yang menggarisbawahi kinerja ekonomi yang unggul dibandingkan dengan negara lain di dunia.

  • Dolar AS Menguat, Poundsterling dan Euro Terdorong Faktor Teknis

    ESANDAR – Dolar AS melonjak ke level tertinggi dua tahun pada hari Kamis di hari pertama perdagangan tahun 2025, membangun keuntungan kuat tahun lalu pada ekspektasi pertumbuhan AS akan mengalahkan rekan-rekannya dan mempertahankan suku bunga AS relatif tinggi. Federal Reserve telah mengindikasikan bahwa mereka akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga karena inflasi tetap berada di […]

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.