Cara Menggunakan Moving Average Envelopes

Cara Menggunakan Moving Average Envelopes

Apa itu moving average envelopes?

Sebelum membahas Moving Average Envelopes (MAE), mari kita pahami terlebih dahulu tentang moving average.

Alat ini digunakan untuk mengidentifikasi perubahan tren dalam analisis teknikal. Walaupun banyak digunakan, moving average tidak luput dari risiko munculnya sinyal palsu.

Sinyal beli muncul ketika harga ditutup di atas moving average, sedangkan sinyal jual terjadi saat harga ditutup di bawahnya.

Contohnya, jika EUR/USD bergerak naik dan ditutup di atas moving average, ini menandakan sinyal untuk membeli.

Namun, bagaimana kita tahu jika tren bullish ini akan berlanjut?

Jawabannya, kita tidak bisa memastikan.

Jika Anda ingin tetap membeli, Anda memiliki dua pilihan:

  1. Buy sekarang berdasarkan sinyal entry awal (harga ditutup di atas MA)

  2. Menunggu konfirmasi lebih lanjut bahwa tren tersebut memang valid

Di sinilah moving average envelopes (MAE) berperan.

Apa itu Moving Average Envelopes?

Moving average envelopes

Moving average envelope terdiri dari satu moving average dan dua garis lainnya.

Satu garis berada DI ATAS moving average, dan garis lainnya berada DI BAWAH moving average.

Kedua garis ini membentuk "amplop" yang membungkus garis moving average. MAE digunakan untuk:

  • Mengonfirmasi tren

  • Mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual)

Cara Menghitung Moving Average Envelopes

Menghitung moving average envelope cukup sederhana.

Pertama, tentukan apakah Anda ingin menggunakan simple moving average (SMA) atau exponential moving average (EMA).

Perlu diingat, EMA memberi bobot lebih pada harga terkini, sehingga responsnya lebih cepat dengan lag yang lebih kecil.

Kemudian, pilih jumlah periode waktu yang ingin Anda gunakan.

Terakhir, tentukan nilai persentase yang ingin Anda gunakan untuk envelope-nya.

Sebagai contoh, moving average 10 hari dengan envelope 1% akan menunjukkan garis-garis berikut:

Upper Envelope: 10-day SMA + (10-day SMA x 0,01)

10-day SMA

Lower Envelope: 10-day SMA - (10-day SMA x 0,01)

Chart di bawah ini menunjukkan EUR/USD dengan 10-day SMA dan envelope 1%.

Cara menggunakan moving average envelopes

Perhatikan bagaimana envelope (garis biru) bergerak sejajar dengan 10-day SMA (garis oranye).

Garis-garis ini diposisikan 1% di atas dan di bawah moving average (garis oranye).

Cara Mengonfirmasi Arah Tren dengan Moving Average Envelopes

Karena MAE didasarkan pada moving average, ini berarti MAE dapat digunakan sebagai indikator tren.

Arah moving average menentukan arah envelope:

  • Ketika envelope bergerak naik, harga berada dalam uptrend.

  • Ketika envelope bergerak turun, harga berada dalam downtrend.

  • Ketika envelope bergerak mendatar, harga tidak berada dalam uptrend maupun downtrend. Tren bersifat netral dan harga dianggap tidak memiliki arah.

Perhatikan ketika harga bergerak di atas atau di bawah envelope.

Jika harga melonjak di atas upper envelope, ini dianggap bullish. Sebaliknya, jika harga jatuh di bawah lower envelope, ini dianggap bearish.

Sinyal Beli

Jika harga ditutup di atas UPPER envelope, beli.

Sinyal Jual

Jika harga ditutup di bawah LOWER envelope, jual.

Contoh: GBP/USD

Pada chart di bawah ini, perhatikan bagaimana simple moving average 20 hari (garis oranye) dan upper serta lower envelope (garis biru) bergerak naik.

Sinyal beli dan jual moving average envelopes

Ketika harga ditutup di atas moving average, Anda bisa menunggu konfirmasi dengan menunggu harga juga ditutup di atas upper envelope.

Cara Mengidentifikasi Level Overbought dan Oversold dengan Moving Average Envelopes

Terkadang, harga bergerak di atas atau di bawah envelope dan kemudian berbalik arah, biasanya saat slope moving average datar.

Dalam situasi ini, MAE dapat membantu mengidentifikasi level overbought dan oversold:

  • Ketika harga bergerak di atas upper envelope, ini bisa dianggap overbought.

  • Ketika harga bergerak di bawah lower envelope, ini bisa dianggap oversold.

Namun, mengidentifikasi level overbought dan oversold itu tidak mudah.

Pasangan mata uang bisa tetap overbought dalam tren bullish yang kuat.

Hal yang sama berlaku untuk oversold. Dalam tren bearish yang kuat, sesuatu bisa secara teknikal oversold, tetapi tetap oversold dalam waktu yang cukup lama.

Oleh karena itu, perhatikan slope moving average dan memastikan bahwa slope-nya datar.

Anda juga harus mengonfirmasi level overbought dan oversold dengan level support dan resistance.

Sinyal Beli

Jika harga menyentuh atau jatuh di bawah LOWER envelope, lalu naik kembali di atasnya, beli.

Sinyal Jual

Jika harga menyentuh atau naik di atas UPPER envelope, lalu turun kembali di bawahnya, jual.

Contoh: EUR/JPY

Pada chart di bawah ini, perhatikan bagaimana 30 SMA (garis oranye) dan upper serta lower envelope (garis biru) terlihat datar bahkan hampir horizontal.

envelope trading strategy

EUR/JPY di sini sedang tidak memiliki arah. Tidak ada tren bullish yang kuat, juga tidak ada tren bearish yang kuat.

Amati bagaimana upper envelope bertindak sebagai level resistance yang kuat.

Setiap kali harga bergerak mendekati upper envelope, harga akan turun kembali.

Hal yang sama dengan lower envelope. Perhatikan bagaimana lower envelope bertindak sebagai level support yang kuat.

Setiap kali harga bergerak mendekati lower envelope, harga akan memantul naik kembali.

Moving average envelopes (MAE) digunakan sebagai alat untuk mengonfirmasi arah tren, tetapi juga dapat digunakan pada market sideways untuk mengidentifikasi level overbought dan oversold.

Selanjutnya: Cara Menganalisis Tren dengan Moving Average Ribbons

Sebelumnya: Cara Menggunakan Moving Average sebagai Support dan Resistance Dinamis

Published at


About author

EsaFX

Writer at EsaFX

Open Demo Account

Related Articles

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bursa Berjangka JFX:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.