Harga Perak Bertahan di Dekat US$61, Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Jadi Sorotan

Harga Perak Bertahan di Dekat US$61, Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Jadi Sorotan

Harga perak dunia mempertahankan penguatannya di sekitar US$61 per troy ounce pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Berdasarkan laporan FXStreet, pasangan XAG/USD diperdagangkan di sekitar US$61,10 pada sesi Asia, melanjutkan kenaikan dari Jumat sebelumnya. Penguatan perak mendapat dukungan dari penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina. (FXStreet)

Kesepakatan sementara tersebut mencakup penghentian serangan terhadap fasilitas energi oleh kedua pihak. Perkembangan ini memberikan sedikit kelegaan bagi pasar global yang sebelumnya menghadapi ketidakpastian pasokan energi akibat konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah. Harga minyak WTI turun sekitar 2% ke dekat US$89 per barel setelah kabar tersebut muncul. (FXStreet)

Yield Treasury AS Menurun, Perak Mendapat Dukungan

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 5,24%, dari level tertinggi lebih dari dua dekade sebesar 5,36% pada Jumat sebelumnya. Penurunan yield dapat mendukung logam mulia seperti perak karena keduanya merupakan aset yang tidak memberikan bunga. Ketika imbal hasil obligasi turun, biaya peluang untuk memegang perak menjadi relatif lebih rendah.

Selain menjadi logam mulia yang kerap digunakan sebagai aset lindung nilai, perak juga memiliki fungsi industri. Logam ini digunakan dalam elektronik, panel surya, dan berbagai teknologi kelistrikan. Karena itu, harga perak dipengaruhi oleh kombinasi permintaan investasi, aktivitas industri, kekuatan Dolar AS, dan kondisi ekonomi global.

CPI AS Jadi Fokus Berikutnya

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk September, yang dijadwalkan dirilis pada Rabu, 14 Oktober 2026. Data inflasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, pasar dapat kembali memperhitungkan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong yield Treasury dan Dolar AS sehingga membatasi kenaikan XAG/USD. Sebaliknya, data inflasi yang lebih rendah dapat memberikan ruang bagi logam mulia untuk menguat.

Analisis Teknikal XAG/USD

Dari sisi teknikal, XAG/USD berada di sekitar US$61,02 dan masih di bawah EMA 20 hari pada US$62,07. RSI berada di level 44, menunjukkan momentum jangka pendek masih cenderung lemah. Area US$62,07 menjadi resistance penting; penutupan harian di atasnya diperlukan untuk meredakan tekanan bearish. Jika harga gagal menembus area tersebut, perak masih berisiko menguji kembali level terendah sebelumnya. (FXStreet)

Bagi trader Indonesia, pergerakan harga perak dan XAG/USD perlu dipantau bersama harga minyak, yield Treasury AS, Dolar AS, perkembangan geopolitik, dan data CPI. Gencatan senjata energi memberikan dukungan jangka pendek, tetapi belum menghilangkan seluruh risiko pasar. Trader tetap perlu menggabungkan analisis fundamental dan teknikal serta menerapkan manajemen risiko saat volatilitas meningkat.

Diterbitkan pada


Tentang Penulis

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Buka Akun Demo

Artikel Terkait

Legalitas

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Ikuti kami di

Unduh Aplikasi EsaFX Trader

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Unduh Aplikasi MetaTrader 5

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI, BI, serta OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek, serta merupakan anggota bursa BBJ dan anggota kliring berjangka KBI.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registrasi

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

Informasi Situs Web

Informasi di situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran keuangan atau investasi profesional. Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, keandalan, kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan informasi yang terdapat di situs web ini atau situs terkait lainnya. Setiap kepercayaan yang Anda berikan pada informasi tersebut sepenuhnya menjadi risiko Anda sendiri. Kami tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan apa pun yang timbul dari penggunaan atau kepercayaan Anda terhadap informasi apa pun di situs web ini atau situs terkait Wilayah terbatas.

Informasi Wilayah yang tidak Dilayani

Informasi situs EsaFX tidak bertujuan untuk menargetkan dan menyediakan layanan untuk penduduk negara tertentu seperti Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara), Iran, Myanmar, Amerika Serikat, Kanada, Israel dan tidak untuk mengirim atau menggunakan informasi kepada orang di negara atau yurisdiksi di mana publikasi atau penggunaan informasi ini melanggar hukum dan peraturan setempat.

Peringatan Investasi Berisiko Tinggi

Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif adalah produk keuangan kompleks, dan penggunaannya dengan atribut perdagangan dengan leverage cenderung menyebabkan kerugian modal yang cepat, dan Anda mungkin diharuskan untuk menambah margin. Mohon pahami prinsip-produk dari Perdagangan Berjangka dan Sistem Perdagangan Alternatif dan pertimbangkan apakah Anda dapat menahan risiko ini sebelum memasuki pasar. Harga dan kinerja masa lalu dari semua instrumen derivatif keuangan tidak menjamin atau mewakili tren masa depan. Produk keuangan seperti itu tidak cocok untuk semua investor. Pastikan untuk sepenuhnya memahami semua risiko potensial sebelum memasuki pasar dan mencari saran independen ketika diperlukan.