Harga Emas Naik di Atas US$4.300, Dipicu Sentimen Geopolitik

Harga Emas Naik di Atas US$4.300, Dipicu Sentimen Geopolitik

Harga emas kembali menjadi sorotan pasar pada 18 Juni 2026, setelah melesat ke US$4.328,39 per troy ounce atau naik 1,61% dari hari sebelumnya. Meski dalam sebulan terakhir harga emas masih terkoreksi 3,57%, performanya tetap sangat kuat karena masih 28,45% lebih tinggi dibandingkan setahun lalu. Dalam catatan Trading Economics, emas bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di US$5.608,35 pada Januari 2026.

Penguatan ini menunjukkan bahwa emas masih berfungsi sebagai aset lindung nilai yang banyak dicari saat pasar menghadapi ketidakpastian. Di Trading Economics, emas dijelaskan sebagai salah satu logam mulia paling banyak diikuti investor global, dengan permintaan yang datang dari investasi, perhiasan, dan sebagian kecil dari industri. Karena itu, ketika tensi geopolitik meningkat atau ekspektasi inflasi tetap tinggi, minat terhadap emas cenderung naik.
grafik harga emas hari ini
Katalis utama pergerakan terbaru datang dari dua arah. Pertama, emas sempat melonjak di atas US$4.300 setelah Presiden Donald Trump menandatangani kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz. Kedua, pasar juga merespons nada The Fed yang lebih hawkish, karena bank sentral AS memberi sinyal dukungan yang makin besar terhadap kenaikan suku bunga tahun ini. Kombinasi geopolitik dan kebijakan moneter inilah yang membuat volatilitas emas tetap tinggi.

Untuk prospek ke depan, Trading Economics memperkirakan emas berpotensi berada di sekitar US$4.239,15 pada akhir kuartal ini dan naik ke US$4.596,91 dalam 12 bulan. Artinya, secara jangka pendek emas masih sangat sensitif terhadap arah suku bunga AS, data inflasi, dan perkembangan konflik global. Bagi trader Indonesia, kondisi ini penting dicermati karena pergerakan emas dunia sering menjadi acuan utama untuk strategi trading emas, baik intraday maupun swing trading.

akun demo esafx

Published at


About author

Dani Irawan

Berkecimpung di industri berjangka Indonesia sejak tahun 1995. Mengawali karir sebagai business consultant hingga level manajerial dan top manajemen pada beberapa perusahaan berjangka Indonesia. Saat ini fokus pada bidang riset dan edukasi sebagai analis pasar dan edukator di EsaFX Indonesia.

Open Demo Account

Related Articles

  • Harga Emas Kemungkinan Masih Tetap Bullish Pada 2025

    ESANDAR  – Harga emas naik pada perdagangan di hari Kamis (02/01/2025), menjaga momentum sejak akhir tahun 2024 yang positif hingga memecahkan rekor. Para pedagang bersiap untuk pergeseran kebijakan yang diharapkan oleh Presiden terpilih AS Donald Trump yang akan membentuk prospek ekonomi dan suku bunga untuk tahun baru.

  • Kenaikan Inflasi AS Dibawah Perkiraan, Harga Emas Naik

    ESANDAR – Harga emas mencapai titik tertinggi lebih dari satu bulan pada awal perdagangan sesi Asia di hari Kamis (16/01/2025) setelah data menunjukkan inflasi inti AS naik kurang dari yang diharapkan pada bulan Desember. Hasil ini meningkatkan harapan pasar bahwa Federal Reserve dapat menurunkan suku bunga lebih lanjut.

  • Secara Teknis, Harga Emas Berpotensi Turun

    ESANDAR – Data Indek Harga Konsumen (Consumers Price Index, CPI) Amerika Serikat akan dirilis pada pukul 20.30 WIB pada hari ini. Secara teknis, harga emas di pasar spot menunjukkan peluang turunnya hingga ke $2.635. Pasar bersiap mengantisipasi pelantikan Presiden Donald Trump untuk masa jabatan keduanya pada minggu depan.

Legalities

  • Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI:
    485/BAPPEBTI/SI/IX/2004
  • Otoritas Jasa Keuangan:
    S-197/PM.02/2025
  • Bank Indonesia:
    27/210/DPPK/Srt/B
  • Bursa Berjangka Jakarta:
    SPAB-070/BBJ/05/04
  • Kliring Berjangka Indonesia:
    30/AK-KBI/PA/III/2017

Follow us on

Download EsaFX Trader App

EsaFX Trader iOs platformEsaFX Trader Android platform

Download MetaTrader 5 App

Meta Trader iOs platformMeta Trader Android platform

PT Esandar Arthamas Berjangka is licensed and supervised by BAPPEBTI, BI, and OJK for financial derivative products with underlying assets in the form of Securities, and is a member of the BBJ exchange and a member of the KBI futures clearing house.


PT Esandar Arthamas Berjangka

Copyright © EsaFX

Registration

8120106860676

AGUNG PODOMORO LAND (APL) TOWER LT.36 UNIT T 7, JL. LETJEN S. PARMAN KAV.28, Desa/Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 11470, Indonesia.

Disclaimers

On Website Information

The information on this website is provided for informational purposes only and is not intended to be a substitute for professional financial or investment advice. We make no representations or warranties, either express or implied, as to the accuracy, reliability, completeness, suitability or availability of the information contained on this website or any linked sites. Any reliance you place on such information is strictly at your own risk. PT EAB is not liable for any loss or damage arising from your use of or reliance on any information on this website or linked sites.

On non-serviceable regions

EsaFX website information is not intended to target and provide services to residents of certain countries such as the Democratic People's Republic of Korea (North Korea), Iran, Myanmar, the United States, Canada, Israel and is not intended to send or use information to persons in countries or jurisdictions where publication or use of this information violates local laws and regulations.

High Risk Investment Warning

Futures Trading and Alternative Trading Systems are complex financial products, and their use with leveraged trading attributes is likely to lead to rapid loss of capital, and you may be required to increase margin. Please understand the principles of the Futures Trading and Alternative Trading System and consider whether you can withstand this risk before entering the market. Past prices and performance of all derivative financial instruments do not guarantee or represent future trends. Such financial products are not suitable for all investors. Be sure to fully understand all potential risks before entering the market and seek independent advice when necessary.